Oktober 22, 2026 | News Coverage

Tim HSE PT MTP Bergerak Cepat, Gabungan Tim Berhasil Padamkan Karhutla di Desa Minaluli

FALABISAHAYA — Akses cepat dan tanggap darurat kembali ditunjukkan oleh Tim Health, Safety, and Environment (HSE) PT Mangole Timber Producers (MTP). Bekerja sama dengan Tim Regu Pemadam Kebakaran (RPK) HTI PT Kalpika Wanatama 2 (KW2), tim gabungan berhasil menanggulangi dan memadamkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Desa Minaluli, Selasa (21/10/2026).

Insiden bermula ketika pihak HSE menerima laporan darurat dari perwakilan HTI (Pak Teves) pada pukul 13.27 WIT. Kebakaran yang melalap area di Desa Minaluli tersebut terdeteksi berlokasi dekat dengan Distrik PT KW2 dan kawasan hutan konsesi. Melihat kondisi kobaran api yang kian mendekati area vital, pihak HTI dengan sigap meminta dukungan armada pemadam kebakaran.

Merespon laporan tersebut, atas instruksi langsung dari Department Head HSE, Tim HSE PT MTP segera melakukan persiapan personel dan armada. Satu unit armada mobil pemadam kebakaran beserta personel dikerahkan dari markas menuju lokasi kejadian pada pukul 16.06 WIT.

Tim penanggulangan tiba di lokasi kejadian pada pukul 17.35 WIT dan langsung menyatu dengan Rekan-rekan RPK HTI KW2 yang telah bersiap di lapangan. Proses pemadaman dilakukan secara intensif menggunakan kombinasi 1 unit mobil pemadam kebakaran dari PT MTP serta pendukung 1 unit Dump Truck penyuplai air dari KW2.

Berkat kerja keras dan koordinasi yang solid di lapangan, kobaran api berhasil dipadamkan secara total sekitar pukul 19.10 WIT setelah menghabiskan suplai air sebanyak dua tangki.

Usai memastikan tidak ada lagi titik api maupun potensi rembetan ulang, tim gabungan kembali ke distrik untuk konsolidasi dan istirahat sejenak. Personel PT MTP selanjutnya bertolak kembali ke Falabisahaya pada pukul 20.08 WIT dan tiba di area pabrik dalam keadaan aman dan selamat pada pukul 21.27 WIT.

Kejadian ini menjadi bukti nyata komitmen dan sinergi tanggap darurat antar-unit kerja perusahaan dalam menjaga keselamatan lingkungan serta mengamankan kawasan konsesi dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.