HUTAN TANAMAN INDUSTRI

PT Kalpika Wanatama

Areal Konsesi PT. Kalpika Wanatama (Unit I) memiliki luas 11.780 Ha dan terletak di Samuya, Provinsi Maluku Utara. Seluruh kegiatan dan pengelolaan hutan tanaman industri yang dilakukan berbasis pada standar internasional dengan menerapkan praktik-praktik pengelolaan terbaik (best management practices) dalam bidang sosial, lingkungan dan ekonomi. Dalam menjalankan proses produksi hutan tanaman, PT. Kalpika Wanatama (Unit I) memegang prinsip-prinsip Reduce Impact Logging (RIL) dan prinsip-prinsip kelestarian hasil hutan dengan volume yang telah ditentukan guna mendukung industri yang berlokasi di Mangole.

PT Mangole Timber Producers

Sejak didirikan pada tahun 1991, PT Mangole Timber Producers terus berkembang sebagai perusahaan pengelola hutan tanaman industri yang beroperasi secara berkelanjutan di Kepulauan Sula dan Kepulauan Taliabu. Dengan areal operasional seluas 14.851 hektar, perusahaan secara konsisten menjalankan praktik pengelolaan hutan yang bertanggung jawab dengan mengacu pada standar internasional dan best management practices.

Dalam perjalanannya, PT Mangole Timber Producers mengintegrasikan prinsip keberlanjutan lingkungan, tanggung jawab sosial, serta tata kelola perusahaan yang baik dalam seluruh kegiatan operasional, termasuk melalui penerapan Reduced Impact Logging (RIL), pengelolaan hasil hutan yang terukur, serta komitmen terhadap perlindungan ekosistem, keselamatan dan kesehatan, dan keberlanjutan rantai pasok.

PT Kirana Cakrawala

Sejak berdiri pada tahun 1992, PT Kirana Cakrawala telah menjadi bagian penting dalam pengelolaan hutan tanaman industri di Maluku Utara. Beroperasi di areal seluas ±21.265 hektar di Halmahera Timur, Perusahaan terus mengembangkan pengelolaan hutan yang tidak hanya berorientasi pada keberlanjutan produksi, tetapi juga pada perlindungan lingkungan dan penciptaan nilai jangka panjang bagi masyarakat sekitar.

Seiring perkembangan usaha, PT Kirana Cakrawala menjadikan prinsip keberlanjutan sebagai dasar dari setiap langkah operasionalnya. Komitmen ini tercermin melalui tata kelola yang bertanggung jawab, pengelolaan sumber daya alam yang bijaksana, serta penerapan praktik terbaik yang memastikan keseimbangan antara kepentingan ekonomi, ekologi, dan sosial.

Melalui pengelolaan hutan yang transparan dan berintegritas, PT Kirana Cakrawala berkomitmen mendorong pembangunan kehutanan nasional yang berdaya saing dan berkelanjutan, sekaligus menjawab tuntutan pasar global yang semakin menekankan pentingnya perlindungan lingkungan dan tanggung jawab sosial.

×

WhatsApp

×